skip to Main Content

Libur Natal, Diberlakukan Ganjil Genap di Destinasi Wisata

Kepolisian Republik Indonesia akan memberlakukan kebijakan ganjil genap di seluruh tempat wisata selama penerapan PPKM Level 3 saat libur Natal 2021 dan tahun baru 2022 (Nataru). Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengungkapkan, hal tersebut sesuai sebagaimana amanat pemerintah yang tertuang dalam Instruksi Mendagri 162/2021. “Jadi, seluruh objek wisata diterapkan ganjil genap, seluruhnya dari Sabang sampai Merauke berlaku secara sama semua,” katanya, Minggu (28/11/2021).

Deni menjelaskan, kebijakan terkait merupakan langkah untuk mencegah penularan Covid-19 selama Nataru. Adapun kebijakan ini mulai berlaku sejak Operasi Lilin 2021. Operasi Lilin 2021, tambahnya direncanakan akan mulai berlangsung pada 20 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022.

Mulainya sejak Operasi Lilin itu diterapkan,” kata dia. Ia juga menuturkan seluruh tempat wisata nantinya juga akan dipasang Aplikasi Peduli Lindungi. Sebaliknya, kapasitas pengunjung yang bisa masuk ke tempat wisata juga hanya 50 persen dari kuota normal. “Seluruh tempat-tempat keramaian dan wisata dipasang Peduli Lindungi dalam hal untuk melakukan kontrol siapa aja masyarakat yang ke situ dapat ke kontrol dengan baik. Kapasitas juga dibatasi 50 persen,” ujarnya.

Tidak sampai di sana, Polri juga akan mendirikan Posko atau Posko Cek Poin selama Operasi Lilin 2021 di seua pintu keluar tol sampai perbatasan wilayah. Posko cek poin itu akan bertugas untuk memverifikasi Surat Keluar Masuk atau Surat Keterangan Mudik (SKM) para pengendara yang akan keluar kota. Pengendara yang tidak bawa SKM diminta untuk swab antigen hingga PCR.

This Post Has 0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top